Berita Terkini

Podcast Obras Bersama SMA Negeri 1 Gianyar

Gianyar, kab-gianyar.kpu.go.id - Selasa (12/4/22) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula bertajuk Podcast Obras KPU Gianyar. Kegiatan tersebut mengundang Ketua MPK, Ketua OSIS serta guru pembantu wakasis SMA Negeri 1 Gianyar untuk turut berpartisipasi didalamnya. Berperan sebagai pembawa acara, I Komang Endra Gunawan, Angota KPU Gianyar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM membuka acara dengan perkenalan santai. Komang Endra menyampaikan bahwa dengan adanya podcast ini dirasa akan cocok sebagai wadah sharing pengetahuan kepemiluan bersama pemilih pemula. Podcast yang mengangkat tema Pemilu dan Demokrasi ini mengajak siswa SMA Negeri 1 Gianyar untuk membuka suara dan pengetahuannya mengenai demokrasi untuk senantiasa kedepannya generasi muda dapat berperan aktif dalam demokrasi. Pertanyaan pemantik sekaligus membuka diskusi diarahkan kepada Ketua OSIS SMA Negeri 1 Gianyar, Dewa Gede Wahyu Wiadnyana mengenai pengertian dari demokrasi itu sendiri. “Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Semua rakyat memiliki hak yang setara dan implementasi dari demokrasi di sekolah kami telah diterapkan di organisasi sekolah contohnya seperti pemilihan OSIS” Jawabnya I Putu Mundara Wirawirya sebagai Ketua MPK SMA Negeri 1 Gianyar menyampaikan bahwa fungsi MPK di organisasi sekolah ialah berperan sebagai pengawas dari tindakan-tindakan OSIS, selain itu peran MPK juga sebagai penampung aspirasi siswa/siswi. Peran tersebut merupakan hal yang menjadi perbedaan dari MPK dan OSIS. Putu Mundara dan Gede Wahyu mewakili generasi muda berharap demokrasi di Indonesia dapat melahirkan pemimpin yang lebih baik dari yang sebelumnya serta diharapkan pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang akan berjalan lancar dan damai. Seusai podcast, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Rumah Pintar Pemilu KPU Gianyar yang didampingi langsung oleh Komang Endra. Dengan mengamati setiap display gambar tampilan dan diorama diharapkan dapat menambah pengetahuan kepemiluan dan sejarah demokrasi yang telah berlangsung di Indonesia. Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan atas partisipasinya dalam sosialisasi dan Pendidikan. (Yi)

Diskusi Hukum : Implikasi Putusan MK pada Pendaftaran Parpol pemilu 2024

Gianyar, kab-gianyar.kpu.go.id - Adanya putusan MK Nomor 55/PUU-XVIII/2020 tentang verifikasi partai politik (parpol) yang menyebutkan bahwa partai politik yang telah lolos verifikasi Pemilu 2019 dan lolos/memenuhi ketentuan Parliamentary Thershols pada Pemilu 2019 tetap diverfikasi secara administrasi, tetapi tidak diverifikasi secara faktual, tentunya akan menimbulkan implikasi bagi para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pemilu. Hal ini menjadi topik yang dibahas dalam acara Diskusi Hukum Kita Bicara Pemilu, yang diselenggarakan oleh Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali secara daring pada Selasa, (12/4/2022). Selaku narasumber dalam diskusi kali ini yaitu AA Gede Raka Nakula, SH., M.H., Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Hukum dan Pengawasan serta I Ketut Rudia, SE.,MM., Anggota Bawaslu Bali. Sesuai Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, untuk dapat menjadi peserta pemilu, setiap partai politik harus terlebih dahulu mendaftar  dan harus melalui tahapan verifikasi di KPU sebagaimana disebutkan dalam Pasal 173 bahwa Partai Politik Peserta Pemilu merupakan partai politik yang telah ditetapkan/lulus verifikasi oleh KPU. Secara sederhana, verifikasi partai politik dapat dibagi menjadi dua, yakni verifikasi administratif dan verifikasi faktual. Verifikasi administratif berkaitan dengan proses penelitian kelengkapan dan kesesuaian dokumen pendaftaran partai politik. Sementara verfifikasi faktual merupakan proses penelitian untuk menentukan kesesuaian persyaratan secara faktual. Verifikasi faktual meliputi verifikasi terhadap akta notaris pendirian Partai Politik, nama, lambang, atau tanda gambar, kepengurusan harus ada pada setiap provinsi dan paling sedikit harus ada di 75% dari jumlah kabupaten/kota pada provinsi yang bersangkutan dan paling sedikit 50% dari jumlah kecamatan pada kabupaten/kota yang bersangkutan, kantor tetap pada tingkatan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sampai tahapan terakhir pemilihan umum dan rekening atas nama Partai Politik. Menanggapi fakta tersebut, AA Raka Nakula meminta kepada para peserta diskusi untuk mengkaji lebih dalam putusan tersebut, termasuk beberapa kemungkinan mengenai apakah Parpol yang sudah memenuhi parliamentary thresholds sudah pasti lolos verifikasi administrasi, ataukah ada potensi-potensi permasalahan lainnya. Dari jalannya diskusi ada beberapa hal yang dapat berpotensi menimbulkan permasalahan hukum karena beberapa parpol dinyatakan tidak lolos verifikasi sehingga tidak ditetapkan menjadi peserta pemilu. Beberapa potensi problem pada tahap ini terjadi karena adanya kegandaan kepengurusan, kegandaan keanggotaan, anggota yang menyatakan bukan anggota atau tidak tahu menahu telah tercatat sebagai anggota parpol maupun problem teknis input data ke dalam SIPOL karena waktu input yang terbatas. Beberapa parpol juga mempertanyakan  dasar hukum yang mewajibkan penggunaan SIPOL dalam Peraturan KPU. Sementara itu, I Ketut Rudia mengharapkan kepada jajaran KPU dan Bawaslu untuk menyamakan persepsi terkait regulasi dan memetakan potensi permasalahan hukum. Terkait keanggotaan sebagai Partai Politik misalnya, sebagai penyelenggara Pemilu ada baiknya mendeklarisasi diri bukan sebagai anggota Partai Politik lebih dini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan di kemudian hari. (Yi)

Sosialisasi Juknis Pemberian Tunjangan Kinerja dan Pemberian Cuti PNS

Gianyar, kab-gianyar.kpu.go.id - Sebagai tindaklanjut dari Surat Keputusan Nomor 326 tahun 2022 dan Surat Keputusan Nomor 102 Tahun 2022, KPU Gianyar melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai petunjuk teknis Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai dan Pemberian Cuti PNS pada hari Senin (11/4/22) Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat kantor KPU Gianyar oleh sekretaris KPU Kabupaten Gianyar, I Nyoman Antara dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Gianyar. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi pertama yaitu mengenai pedoman pemberian cuti PNS di lingkungan sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh dan Satker KPU/KIP Kabupaten/Kota. Nyoman Antara menjelaskan mengenai beberapa macam dari jenis-jenis cuti, tata cara pemberian cuti, pejabat yang berwenang dalam pemberian cuti, dan pengawasan cuti itu sendiri pada satuan unit kerja. Pemaparan materi kedua sekaligus sebagai penutup yaitu mengenai petunjuk teknis pemberian tunjangan kinerja. Pemaparan ini dilengkapi dengan Surat keputusan terdahulu dengan surat keputusan terbaru sebagai perbandingan terkait perbedaan poin-poin di dalamnya agar dapat dengan mudah dipahami. (Yi)

Rapat Tindaklanjut Hasil Sinkronisasi DPB-Data Siak

Gianyar, kab-gianyar.kpu.go.id #TemanPemilih , KPU Kabupaten Gianyar mengikuti kegiatan Rapat Tindaklanjut Hasil Sinkronisasi DPB-Data Siak, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melalui media daring, Sabtu (9/4/2022). Dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Perencanaan Data dan Informasi dan Operator Sidalih KPU se-Indonesia, rapat di buka oleh Anggota KPU RI Bapak Viryan Azis, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Sinkronisasi Data Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2021 dengan Data Kependudukan yang telah selesai dipadankan oleh Dukcapil Kemendagri RI sebagaimana hasil rapat koordinasi Digitalisasi Pemilu untuk Digitalisasi Indonesia yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 s/d 25 Maret 2022 di Bali, serta menindaklanjuti hasi rapat pleno KPU RI pada tanggal 4 April 2022. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Rakor Tindak Lanjut Hasil Sinkronisasi DPB-SIAK oleh KPU RI Bapak Andre yamg pada intinya KPU Provinsi dan KPU Kabupaten wajib melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di masing masing daerah, sehingga pada saat Pemilu Tahun 2024 DPT bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan juga disampaikan terkait dengan aplikasi lindungi - hakmu. Dalam aplikasi ini masyarakat bias mengecek apakah sudah terdaftar atau belum dalam DPT sebelumnya. DPB tahun 2021 sudah ditetapkan & data by name by address sudah disinkronkan dengan data SIAK Dukcapil Kemendagri RI dan hasil penyandinganya 96% sudah padan, sisanya tugas kabupaten/kota untuk untuk melakukan perbaikan. Proses perbaikannya sendiri masih menunggu surat resmi dari KPU RI. Penambahan pada aplikasi dashboard akses lindungihakmu di aplikasi sidalih, untuk mengecek pemilih yang melakukan perbaikan melalui aplikasi tersebut. "Gencarkan sosialisasi dan literasi lindungihakmu dan pdpb mobile". Dasar KPU untuk melakukan perbaikan data nantinya adalah data hasil pemadanan/sinkronisiasi, masukan dan tanggapan masyarakat serta teknis kegiatan lainnya yang dilakukan dalam proses DPB. (Ay/En)

KPU Kabupaten Gianyar Hadiri Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih

Bangli, kab-gianyar.kpu.go.id - #TemanPemilih , Anggota beserta jajaran sekretariat KPU Kabupaten Gianyar mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih yang digelar oleh KPU Provinsi Bali pada hari Kamis (7/4/22). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dengan mengundang KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Acara dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Dalam sambutannya tersebut beliau berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat menumbuhan rasa kebersamaan diantara penyelenggara dan masyarakat. “Dengan kegiatan ini KPU mulai siap untuk menyongsong Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, dan masyarakat mulai mendapatkan informasi tentang Pemilu Serentak 2024,” Tegasnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi hari dan tanggal Pemilihan serentak 2024 oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan kepada masyarakat setempat Desa Songan, Kintamani. Adapun dalam sosialisasi tersebut dijelaskan mengenai kapan hari dan tanggal Pemilu serentak dilaksanakan dan bagaimana pentingnya peran dari masyarakat dalam Pemilu tersebut. Turut hadir anggota KPU Republik Indonesia, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi sekaligus memberikan arahan bahwasannya KPU secara terus menerus melakukan persiapan sesuai dengan jenjang dan kewenangan masing-masing. KPU Provinsi menjadi jembatan dari kebijakan yang dikeluarkan KPU RI dan tugas dari KPU sebagai penyelenggara dan kesiapan peserta pemilu yaitu melakukan pendekatan dengan masyarakat serta menjaga komunikasi dengan masyarakat terkait informasi-informasi kepemiluan, sehingga terwujud kesiapan dari masyarakat sebagai pemilih. KPU harus tetap fokus pada tupoksi sebagai penyelenggara pemilu tanpa terpengaruh dengan situasi dan kondisi yang terbangun diluar baik itu yang bersifat positif ataupun negatif, sehingga tidak sampai menimbulkan polemik di masyarakat. Dalam menyikapi kondisi tersebut, KPU tetap bekerja dan menginformasikan tahapan pemilu sesuai dengan tahapan yang berlangsung dengan tetap menjaga integritas dan netralitas. (Yi/Kr/Skm)

Kegiatan Validasi Data Kepegawaian

Gianyar, kab-gianyar.kpu.go.id - Dalam rangka memutakhirkan data pegawai di Lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, Bagian Administrasi Kepegawaian KPU Republik Indonesia menyelenggarakan validasi data kepegawaian. Kegiatan dilakukan secara daring mengundang KPU Provinsi Bali beserta KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Selasa (5/4/2022) . Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris KPU Kabupaten Gianyar, I Nyoman Antara didampingi jajaran sekretariat yang membidangi SDM melaporkan pembaharuan data kepegawaian sekaligus melakukan validasi terkait perubahan data pegawai antara lain penyesuaian nomenklatur subbagian, pegawai yang dimutasi dan pegawai yang dipromosi. Kegiatan validasi data ini dimaksudkan untuk menyeragamkan data pusat dengan data di masing-masing satker di daerah, untuk menghasilkan data yang valid dan berkesinambungan. Hal ini tentunya bertujuan untuk tertib administrasi pegawai, sehingga tidak terjadi permasalahan yang dapat mengakibatkan tidak terpenuhinya pemenuhan hak dan kewajiban pegawai. (Kr/En)