KPU Kabupaten Gianyar menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Modul Sosialisasi Pendidikan Pemilih Disabilitas yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Bangli, Senin (13/4/2026). Rapat koordinasi dibuka dan dipimpin oleh Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan. Dalam arahannya, John Darmawan menekankan pentingnya modul pendidikan pemilih disabilitas yang tidak hanya memenuhi standar inklusivitas, tetapi juga benar-benar dapat diimplementasikan secara efektif oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam menjangkau pemilih disabilitas menjelang Pemilu 2029. Merespons arahan tersebut, Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Gianyar, Gusti Bagus Agung Swandhita, turut memberikan kontribusi aktif dalam forum pembahasan. Swandhita menyoroti pentingnya keseimbangan antara kesederhanaan dan kedalaman materi modul, serta inklusifitas dalam ekosistem modul. “Dalam modul yang didesain menggunakan pendekatan asinkronus, penting untuk menyusun modul yang moderat dan sederhana. Namun dalam menyusun ekosistem pendidikan pemilih disabilitas yang akan menjadi acuan internal, kita perlu menguraikan diferensiasi metode sesuai kategori disabilitas pemilih sehingga modul yang kita susun benar-benar inklusif,” ungkapnya. Pandangan ini menjadi salah satu titik penting dalam diskusi, mengingat keragaman jenis disabilitas di lapangan mulai dari tunanetra, tunarungu, disabilitas intelektual, fisik, hingga disabilitas ganda yang menuntut pendekatan yang adaptif namun tetap mengedepankan martabat dan otonomi setiap pemilih. KPU Kabupaten Gianyar memandang finalisasi modul ini sebagai jawaban konkret atas tantangan nyata yang selama ini dihadapi di lapangan, di mana masih terdapat pemilih disabilitas yang belum terjangkau sosialisasi secara memadai. Ke depan, KPU Gianyar berkomitmen mengimplementasikan modul ini melalui kolaborasi dengan organisasi penyandang disabilitas, sekolah luar biasa, serta komunitas lokal di wilayah Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam memastikan setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya secara bermakna, mandiri, dan bermartabat pada Pemilu 2029.