GIANYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar melaksanakan Rapat Monitoring Kesiapan Pemilihan Ketua OSIS Serentak Tahun 2026 pada Selasa (13/10/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi bersama pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kesiapan tahapan pemilihan Ketua OSIS sekaligus mendorong penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah. Rapat tersebut menindaklanjuti koordinasi sebelumnya dan membahas perkembangan persiapan pemilihan Ketua OSIS pada jenjang SMA/SMK/MA/SLB serta SMP/MTs di Kabupaten Gianyar. Melalui pertemuan ini, KPU Gianyar menghimpun informasi mengenai tahapan yang telah dilaksanakan, rencana pemungutan suara, serta kebutuhan pendampingan yang diperlukan oleh masing-masing sekolah. Dalam arahannya, KPU Provinsi Bali yang diwakili oleh I Gede John Darmawan (Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM) menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS perlu mempertimbangkan kondisi dan masa kepengurusan di masing-masing sekolah. Meski terdapat perbedaan jadwal dan mekanisme, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam menjalankan proses pemilihan secara terstruktur. Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita, menjelaskan bahwa rencana pelaksanaan debat atau orasi kandidat secara terpusat di Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar belum dapat direalisasikan. Oleh karena itu, sekolah dapat menyelenggarakan debat atau orasi kandidat secara mandiri sesuai dengan kesiapan dan kebutuhan masing-masing. KPU Gianyar tetap membuka ruang fasilitasi bagi sekolah yang membutuhkan pendampingan, antara lain melalui bimbingan teknis, simulasi pemungutan suara, pendidikan pemilih, maupun pemantauan pelaksanaan pemilihan. Sekolah yang memerlukan fasilitasi dapat berkoordinasi dan menyampaikan undangan resmi kepada KPU Gianyar agar dukungan dapat disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya. Dalam rapat tersebut, sejumlah sekolah turut menyampaikan perkembangan dan rencana pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS. Beberapa sekolah telah memasuki tahapan pengenalan kandidat dan kampanye, sementara sekolah lainnya masih menyesuaikan jadwal pemilihan dengan kalender kegiatan serta masa kepengurusan OSIS. Mekanisme pemilihan, termasuk penggunaan sistem elektronik atau e-voting, juga menjadi salah satu hal yang dibahas untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Bagi sekolah yang mengikuti jadwal bersama, pemungutan suara dan penghitungan suara direncanakan pada 22 Oktober 2026, sedangkan pengukuhan direncanakan pada 28 Oktober 2026. Sekolah juga diminta menyiapkan dan menyampaikan data Ketua OSIS terpilih, foto, serta logo sekolah sebagai bahan publikasi dan dokumentasi kegiatan pengukuhan. KPU Gianyar menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar memilih ketua dan wakil ketua organisasi, melainkan juga memberikan pengalaman nyata kepada pelajar dalam memahami tahapan demokrasi, mulai dari pengenalan kandidat hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi, tanggung jawab, serta sikap menghargai proses dan hasil pemilihan. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar. Pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah dinilai penting untuk membekali generasi muda, khususnya calon pemilih pemula, agar mampu memahami proses demokrasi dan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Melalui rapat monitoring ini, KPU Gianyar berharap koordinasi dengan sekolah dan pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Berbagai masukan dan evaluasi dari pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan perbaikan ke depan, sekaligus mendukung upaya mewujudkan pelaksanaan pemilihan OSIS yang lebih terkoordinasi dan menjadi bagian dari pendidikan demokrasi sejak dini.