Berita Terkini

Bangun Ekosistem Pendidikan Pemilih Gen Z, KPU Gianyar Jalin Sinergi dengan Disdikpora Provinsi Bali

Upaya memperkuat pendidikan pemilih bagi generasi muda terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melalui kolaborasi lintas sektor pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali sebagai langkah strategis membangun pendekatan sosialisasi yang lebih adaptif bagi pemilih pemula. Audiensi dilaksanakan oleh Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Gusti Bagus Agung Swandhita, S.Sos., Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan I Kadek Agus Mudita, S.H., Plt. Sekretaris I Gede Angga Pradhana, serta jajaran sekretariat KPU Kabupaten Gianyar dan diterima oleh Raden Lela Saktijasila,S.Pd., Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan. Dalam pertemuan yang dilaksanakan hari ini Kamis, 12 Februari 2026, KPU Kabupaten Gianyar menyampaikan rencana penguatan pendidikan pemilih di lingkungan SMA, SMK, Madrasah, dan SLB melalui pendekatan kerja sama kelembagaan, pelaksanaan sosialisasi berkelanjutan, serta pengembangan program kaderisasi pemilih muda di sekolah. KPU Kabupaten Gianyar juga menyampaikan kebutuhan data peserta didik sebagai dasar pemetaan sasaran kegiatan dan penyusunan metode sosialisasi yang lebih relevan bagi generasi Z. Disdikpora Provinsi Bali menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya, termasuk menjembatani hubungan dengan SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Gianyar yang berada dalam naungan Disdikpora Provinsi Bali. Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi dalam membangun pendidikan demokrasi yang semakin inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan bagi pemilih muda di Kabupaten Gianyar.

Sinergi KPU Kabupaten Gianyar dan SMAN 1 Tegallalang Bangun Budaya Demokrasi Sejak Dini

Upaya menanamkan kesadaran demokrasi sejak usia sekolah terus dilakukan KPU Kabupaten Gianyar. Salah satunya yaitu  melalui penjajakan kerja sama dengan SMA Negeri 1 Tegallalang yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026). Audiensi diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. I Gusti Made Mertanadi. Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita, beserta jajaran sekretariat. Audiensi ini mencakup    penandatanganan PKS, pelaksanaan pendidikan pemilih pemula, serta penguatan program demokrasi di sekolah, termasuk Pemilihan OSIS (Pemilos) Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antara KPU Kabupaten Gianyar dan SMA Negeri 1 Tegallalang dalam membangun literasi demokrasi di kalangan pelajar.

Wujudkan Transparansi, KPU Gianyar Menggelar Sosialisasi Keputusan Sekjen Nomor 1090 Tahun 2025 Untuk Seluruh ASN

Aturan yang jelas dan dipahami bersama menjadi kunci agar pelaksanaannya berjalan adil dan konsisten. Hal inilah yang melatarbelakangi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar menggelar sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Tunjangan Kinerja kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa, 10/2/2026. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan  di Ruang Rapat KPU Kabupaten Gianyar, dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris I Gede Angga Pradhana, yang menekankan pentingnya kesamaan pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku. Dengan pemahaman yang sama, setiap ASN diharapkan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya secara tertib serta bertanggung jawab. Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Subbagian Hukum dan SDM, yang memaparkan aturan dalam Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nomor 1090 Tahun 2025, mulai dari ketentuan masuk kerja, pengisian laporan kinerja harian, hingga mekanisme pemotongan tunjangan kinerja. Penjelasan diberikan secara runtut agar mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. serta simulasi situasi yang kerap ditemui di lapangan. Diskusi ini menjadi ruang klarifikasi sekaligus penguatan pemahaman bersama terhadap pelaksanaan Juknis. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti post-test untuk mengukur pemahaman atas materi yang telah disampaikan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa informasi yang disosialisasikan benar-benar dipahami dan dapat diterapkan secara konsisten. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Tunjangan Kinerja dapat berjalan transparan, terukur, dan selaras dengan ketentuan yang berlaku.

Wujudkan Kepedulian Sosial, KPU Kabupaten Gianyar Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

GIANYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menunjukkan sisi humanisnya di tengah kesibukan. Pada Jumat (6/2/2026), jajaran KPU Gianyar menggelar aksi sosial dengan memberikan santunan kepada 10 anak yatim yang berlangsung di Kantor KPU Kabupaten Gianyar. ​Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa semangat berbagi merupakan hal yang krusial, terutama dalam menghadapi dinamika kondisi saat ini. ​"Berbagi adalah bentuk syukur dan pengingat bagi kita semua akan pentingnya solidaritas sosial. Kami berharap bantuan berupa sembako ini tidak dilihat dari nominal atau harganya, melainkan dari niat mulia dan ketulusan tujuan kami untuk sedikit meringankan beban sesama," ujar Wayan Mura. ​Sinergi Seluruh Jajaran ​Momentum penuh khidmat ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara langsung. Tidak hanya oleh ketua, pemberian santunan dilakukan secara bergilir oleh: ​Para Anggota Komisioner KPU Gianyar. ​Plt. Sekretaris KPU Gianyar. ​Jajaran staf Sekretariat KPU Gianyar. ​Penyerahan yang melibatkan seluruh lini organisasi ini menjadi simbol kekompakan dan kepedulian kolektif keluarga besar KPU Gianyar terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, KPU Gianyar berharap dapat terus menebar manfaat positif di luar tugas-tugas teknis penyelenggaraan pemilu.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melakukan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gianyar

Pentingnya peran serta perempuan dalam proses politik dan demokrasi, serta kesadaran politik perempuan yang masih perlu ditingkatkan menjadi tantangan dalam mendukung iklim demokrasi yang sehat khususnya di Kabupaten Gianyar. Menyikapi hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melakukan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gianyar sebagai upaya membangun solusi bersama melalui pendidikan pemilih berbasis pemberdayaan perempuan. Audiensi yang berlangsung pada Jumat pagi, 6 Februari 2026, tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Widiastuti, SE., MM. Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Gusti Bagus Agung Swandhita, S.Sos., Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan I Kadek Agus Mudita, S.H. serta jajaran sekretariat KPU Kabupaten Gianyar. Dalam audiensi tersebut, KPU Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa perempuan merupakan kelompok pemilih strategis yang dalam praktiknya sering menghadapi persoalan administratif dan minimnya edukasi kepemiluan yang relevan dengan pengalaman sehari-hari. Kondisi ini berpotensi berdampak pada partisipasi pemilih jika tidak direspons melalui pendekatan yang tepat dan berkelanjutan. Sebagai solusi, KPU Kabupaten Gianyar mendorong kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui pelaksanaan pendidikan pemilih yang menyasar perempuan binaan dinas secara dialogis dan partisipatif. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil perempuan sekaligus memperkuat peran mereka sebagai penyambung informasi kepemiluan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gianyar menyambut baik inisiatif KPU Kabupaten Gianyar dan menyatakan kesepakatannya untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ia juga menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi dinas meliputi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sehingga kolaborasi dengan KPU dinilai sejalan dengan upaya penguatan peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk demokrasi. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan pemilih perempuan di Kabupaten Gianyar, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan partisipasi pemilih yang inklusif dan berkelanjutan hingga penyelenggaraan Pemilu berikutnya.

Sinergi KPU Kabupaten Gianyar Dengan Disnaker Kabupaten Gianyar Pastikan Hak Pilih Tenaga Kerja Dan PMI Terdata Akurat

Dalam Upaya mendukung pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan menuju Pemilu Tahun 2029, KPU Kabupaten Gianyar melaksanakan audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar terkait koordinasi data tenaga kerja, dan data pekerja migran Indonesia di kabupaten Gianyar, bertempat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Kamis 5 Februari 2026. Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Nyoman Suardita, menyampaikan bahwa “Pemutakhiran data pemilih merupakan proses berkelanjutan yang memerlukan sinergi antar instansi. Melalui koordinasi dengan Disnaker, kami ingin memastikan status pemilih yang bekerja di luar negeri, apakah masih aktif bekerja atau sudah kembali ke Gianyar,” ujarnya. Audiensi tersebut diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, yang menjelaskan bahwa Disnaker secara berkelanjutan melakukan pendataan tenaga kerja dengan melibatkan perangkat desa, termasuk kepala dusun, untuk menelusuri jalur keberangkatan tenaga kerja serta status kontrak kerja. Dalam mendukung proses pendataan tersebut, Disnaker Kabupaten Gianyar memanfaatkan sistem informasi SIGAP, yang digunakan untuk memantau data tenaga kerja, termasuk pekerja migran, serta menelusuri kelengkapan dokumen prosedural. Melalui audiensi ini, Disnaker Kabupaten Gianyar menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap langkah KPU Kabupaten Gianyar dalam melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Sinergi dan integrasi data antar instansi diharapkan dapat mendukung tersedianya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan guna meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Gianyar.