Berita Terkini

Turunkan Angka Suara Tidak Sah, KPU Gianyar Bimtek Relawan Demokrasi

KPU Gianyar menggelar acara Peresmian dan Bimbingan Teknis Relawan Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Gianyar. Acara dilaksanakan di Rumah Luwih, Lebih, Gianyar pada hari Kamis (31/1/2019). Sebanyak 55 orang relawan demokrasi dari 11 basis diresmikan langsung oleh Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, SH. dan dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Agung Gde Lidartawan. Para Relawan Demokrasi ini diberikan pembekalan tugas dan fungsi, dimana sebelumnya mereka sudah terpilih berdasarkan hasil seleksi ketat yang dilakukan pihak KPU Gianyar. Menurut Agus Tirta Suguna, para relawan demokrasi ini dipilih melalui seleksi ketat, dan telah memenuhi syarat khusus diantaranya tidak berafiliasi ataupu sebagai anggota Partai Politik, didukung dengan surat pernyataan. “Oleh karena itu, kami tegaskan para relawan demokrasi harus mampu menampilkan citra netral dan berintegritas,”ujarnya. Terkait tingkat partisipasi pemilih di Gianyar pada pilkada 2018 yang cukup tinggi, Agus Tirta mengatakan tantangan terbesar tidak semata tingkat partisipasi pemilih, melainkan juga menurunkan angka suara tidak sah. “Jadi pendidikan politik kepada masyarakat yang penting agar nantinya angka suara tidak sah di Gianyar dapat diturunkan, salah satunya melalui  sosialsiasi tata cara memilih,”pungkasnya. Sementara itu pada kesempatan yang sama Komisioner KPU Gianyar Divisi Sosialsiasi dan Partisipasi masyarakat, I Komang Endra Gunawan mengatakan “Untuk diketahui bersama, dalam Pemilu 2019  ada lima jenis surat suara yang akan dicoblos yakni pasangan calon Presisden dan Wakil Presiden, calon anggota DPR-RI, calon anggota DPD RI, calon anggota DPRD Provinsi dan calon anggota DPRD kabupaten atau kota. Jadi kita akan melakukan upaya mendorong meningkatnya pengetahuan Pemilu dan partisipasi pemilih.” Lebih lanjut Ketua KPU Provinsi Bali, Agung Lidartawan menegaskan kembali tugas dan fungsi para relawan serta peranan para relawan demokrasi untuk mendongkrak tingkat partisipasi memilih. “Relawan harus mampu menjadi agen sosialisasi untuk para pemilih di basis mereka, tentunya dengan tetap berpedoman pada kode etik.”imbuhnya. Selanjutnya diberikan bimbingan teknis kepada para relawan, dengan narasumber yaitu Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos. M.Si , dosen Kajian Budaya Universitas Udayana Denpasar, dan I Ketut Udi Prayudi, SE.,SH.,MH. selaku aktivis Pemilu dan mantan anggota KPU Bali Periode 2013-2018. Bertindak selaku moderator yaitu Anggota KPU Gianyar divisi Sosialisasi dan Parmas, I Komang Endra Gunawan,ST. (kr)

Studi Komparasi Tahapan Pencalonan Perseorangan KPU GIanyar ke KPU Karangasem

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar bersama Kesbangpol melaksanakan studi komparasi dalam rangka pembentukan badan ad hoc dan tahapan penerimaan syarat dukungan calon perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 di KPU Kabupaten Karangasem, Selasa(21/1/2020). Rombongan KPU Kabupaten dipimpin oleh Ketua I Putu Agus Tirta Suguna didampingi Kasubbag Hukum, Ni Putu Sri Krisnawati dan staf sekretariat,  bersama Kasubid/IV Kesbangpol Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Suardika.  Mengawali kunjungan, Agus Tirta Suguna menyampaikan maksud kunjungannya dalam tahapan Pencalonan Perseorangan dan Perekrutan Anggota PPK.  Dengan adanya penyempurnaan dari penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan sebelumnya, tentunya akan ada perubahan-perubahan terutama dalam hal regulasi. "Kami berharap dengan kegiatan ini ada hal -hal baru yang dapat kami petik dan terapkan nantinya dalam Pilkada di Gianyar, terutama mengingat adanya kesamaan historis dan dinamika dalam tahap penyusunan NPHD, maupun tahapan lainnya,"ujarnya.  Lebih lanjut pria yang akrab disapa Pak Agus ini juga membagi pengalaman pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Gianyar tahun 2018 lalu, yaitu pada tahap pencalonan perseorangan. Meskipun dari jumlah DPT didapat jumlah syarat dukungan yang relatif tinggi untuk dikumpulkan, pihaknya tetap mengantisipasi pendaftaran dari perseorangan, sesuai dengan peraturan KPU, termasuk menyiapkan formulir pendaftaran serta memfasilitasi  dengan menyediakan helpsdesk. Di akhir tahapan, dengan tidak adanya calon dari perseorangan, KPU Gianyar tetap menetapkan hasil tahapn melalui pleno. Komisioner KPU Kabupaten Karangasem, Putu Darma Budiasa menyampaikan bahwa jajarannya hingga saat ini belum menerima konsultasi maupun pendaftaran dari calon perseorangan. "Terkait syarat dukungan yang harus dipenuhi yaitu sebanyak 32.317 dan tersebar sedikitnya di 5 kecamatan," jelasnya. Selanjutnya kegiatan dilaksanakan dengan diskusi mengenai perkembangan perekrutan Anggota PPK yang dijawab oleh Komisioner Divisi SDM & Sosialisasi, Putu Deasy Natalia. Menurutnya sesuai tahapan saat ini masih dalam tahap penerimaan berkas pendaftaran, dan menargetkan pendaftar sebanyak 80 orang, sesuai dengan ketentuan dua kali dari jumlah kebutuhan yaitu 5 orang masing-masing kecamatan.  Selain pelaksanaan tahapan, juga dilakukan diskusi mengenai kegiatan rutin antara lain mekanisme pengambilan keputusan dan eksekusi anggaran serta penyelenggaraan SPIP. KPU Gianyar menyampaikan sejumlah terobosan dalam hal transparansi informasi yang dilaksanakan tidak hanya ke luar instansi, namun juga internal yang diputuskan dalam Pleno rutin. "Jadi mengenai transparansi, kita di Gianyar berupaya membiasakan keterbukaan antara komisioner dengan sekretariat sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis," demikian ungkap Agus Tirta Suguna. Kegiatan studi komparasi ini juga dicanangkan dalam rangka pengembangan kapasitas SDM. KPU Kabupaten Karangasem merupakan tujuan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan kegiatan serupa ke KPU Kota Denpasar dan KPU Kabupaten Bangli pada tanggal 16 Januari 2020. (kr)

Siapkan Kader-Kader Pemilu, KPU Gianyar Gelar Kursus Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menggelar kursus kepemiluan dalam rangka  meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, bertempat di Kantor KPU Gianyar, Jl. Jata Gianyar pada tanggal 14 dan 15 Desember 2018.  Kursus ini melibatkan puluhan peserta dimana yang terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK se Kabupaten Gianyar serta pemilih dari segmen organisasi perempuan. Selaku narasumber yaitu Anggota KPU Gianyar Divisi Teknis Pemilu, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti di hari pertama, dan Ketua KPU Gianyar sekaligus Divisi Hukum dan Pengawasan, I Putu Agus Tirta Suguna, di hari kedua. Menurut Agus Tirta Suguna, setelah para peserta mengikuti kursus kepemiluan mereka menjadi ujung tombak KPU dalam mendongkrak angka partisipasi pemilih di masing-masing wilayah. “Kursus pemilu sebagai langka awal untuk memberikan pengetahuan tentang kepemiluan dan mendorong paristipatif anak muda terlibat aktif dalam proses pemilu," jelasnya. Nantinya diharapkan peserta yang telah ikut kursus akan menjadi agen penyebarluas informasi Pemilu ke tengah-tengah masyarakat, membantu KPU mengedukasi, mendapatkan pengetahuan tentang validasi data dan proses akuratnya, pengetahuan pengawasan partisipatif untuk setiap tahapan yang rawan.  Terkait tujuan Kursus Pemilu, anggota Divisi Teknis Pemilu Reika Chrisyanti menambahkan disamping untuk peningkatan angka partisipasi pemilih juga lebih kepada kuantitas dan kualitas demokrasi. "Artinya, masyarakat tidak sekadar memilih kepada pasangan calon, tapi lebih kepada gerakan sadar menggunakan hak pilihnya," ujarnya. Terlebih lagi mengingat Pemilu pada April 2019 mendatang dilakukan secara serentak, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), KPU beharap para peserta dapat menjadi kader-kader Pemilu masa depan yang dapat memberikan peran aktifnya sebagai penyebar informasi yang berkaitan dengan pemilu , ataupun turut berperan sebagai petugas pelaksana Pemilu di tingkat desa dan kecamatan. (kr)

KPU Gianyar Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Penyempurnaan DPTHP-2

Mengambil tempat di Hotel Bhuwana, Ubud, Kabupaten Gianyar, pada hari Senin, 10/12/2018 KPU Kabupaten Gianyar melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil perbaikan Kedua (DPTHP-2) di tingkat Kabupaten Gianyar dalam Pemilihan Umum Tahun 2019. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, didampingi anggota lainnya yaitu Anggota Divisi Perencanaan dan Data AA Gde Agung Eka Putra, Divisi Teknis Pemilu ,Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, Divisi Hukum dan Pengawasan I Wayan Mura, dan Divisi SDM, Sosialisasi dan Parmas I Komang Endra Gunawan. Hadir sebagai undangan yaitu Anggota  KPU Provinsi Bali Divisi Hukum dan Pengawasan, AA Gede Raka Nakula mewakili Ketua KPU Provinsi Bali, Kasat Intel Polres Gianyar, Dandim 1616, Bawaslu Kabupaten Gianyar, Kepala Kesbangpol Gianyar, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar, Plt.Sekretaris KPU Gianyar, Pimpinan Partai Politik di Kabupaten Gianyar, LO DPD, LO Tim Kampanye Presiden dan Wakil Presiden, Anggota PPK se Kabupaten Gianyar serta anggota Pokja Pemutakhiran Data Pemilih. Sebelumnya, Komisoner divisi Perncanaan, program dan data, AA Gde Agung Eka Putra membacakan rekap hasil pemutakhiran DPTHP-2 untuk Pemilu Tahun 2019 dengan jumlah pemilih 370.030 terdiri dari pemilih laki-laki sejumlah 183.899, dan pemilih perempuan sejumlah 186.131 pemilih yang tersebar di 7 kecamatan dan 70 desa dengan jumlah TPS sejumlah 1502 buah. Perubahan atas jumlah pemilih ini merupakan hasil penyempurnaan DPTHP 2 sesuai surat Edaran Ketua KPU RI Nomor 887/PL.02.1-SD/01/KPU/VIII/2018 perihal Pemilih di LAPAS/RUTAN pada DPT pemilu 2019, surat Ketua KPU RI Nomor 1429/PL.02.1-SD/KPU/XI/2018 perihal perpanjangan masa kerja penyempurnaan DPTHP selama 30 hari, dan Surat Ketua KPU RI nomor 1479/PL.02.1-SD/KPU/XII/2018 perihal Penyelesaian Penyemournaan DPTHP-2. Adapun rinciannya yaitu pemilih baru 1.490 orang, pemilih yang tidak memenuhi syarat 1.648 orang, dan perbaikan sejumlah177 orang.(kr)

Plt. SEKRETARIS KPU GIANYAR BACAKAN SAMBUTAN PRESIDEN PADA PERINGATAN HUT KE 47 KORPRI

Bertempat di Kantor KPU Gianyar, Jalan Jata, Gianyar, dilaksanakan Apel peringatan hari jadi KORPRI ke 47, Kamis, (29/11/2018). Apel peringatan HUT Korpri dipimpin oleh Plt. Sekretaris KPUI Gianyar, melgia C. Van Harling, diikuti segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam peringatan hari jadi KORPRI kali ini, Pembina upacara membacakan sambutan resmi Presiden Republik Indonesia, Jokowidodo yang diawali dengan pembacaan Pancasila,Pembukaan  UUD 1945, serta Panca Prasetya KORPRI. Pada kesempatan tersebut, Pembina upacara mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk senantiasa menjungjung tinggi PANCA Prasetya KORPRI dan meningkatkan mutu pelayanan sebagai pelayan masyarakat sesuai arahan dalam sambutan Presiden.   

KPU Gianyar Raih Predikat Peserta Terbaik Kelas B Dalam Orientasi Tugas KPU

Ketua, Anggota beserta Plt Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar periode 2018-2023 mengikuti kegiatan Orientasi Tugas Gelombang VI yang diselenggarakan oleh Biro SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Hotel Borobudur Jakarta yang dilaksanakan mulai 20 November 2018 sampai dengan 24 November 2018. Hadir sebagai peserta orientasi tersebut Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti  selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, I Wayan Mura Divisi Hukum dan pengawasan, AA Gde Eka Putra, divisi Perencanaan dan program, serta I Komang Endra Gunawan selaku divisi Sosialisasi dan Parmas, dan Melgia C. Van Harling selaku Plt. Sekretaris. Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan orientasi tugas ini adalah untuk memberikan pemahaman akan tugas dan fungsi wewenang anggota KPU kabupaten/kota yang baru terpilih, agar dapat menyelenggarakan pemilu dengan baik ditingkat kabupaten/kota, tingkat nasional sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, dilaksanakannya kegiatan orientasi tugas juga untuk menghadirkan penyelenggara yang menjalankan tugas dengan mandiri, jujur adil dan berkepastian hukum. Dalam kegiatan tersebut, KPU Gianyar berhasil memperoleh predikat Peserta Terbaik Gelombang VI. “Ini merupakan  sebuah kebanggaan namun juga tanggungjawab besar agar KPU Gianyar untuk lebih meningkatkan kinerja dalam menyukseskan Pilpres dan Pileg 2019,” imbuhnya.  (kr)