Berita Terkini

Usai Dilantik, Panwaslih Gianyar Berkunjung Ke KPU Gianyar

Seusai dilantik beberapa waktu yang lalu, hari ini Senin (4/9/2017) Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Gianyar datang berkunjung ke kantor KPU Gianyar, Jalan Jata Gianyar. Rombongan yang terdiri dari I Wayan Hartawan, SH., Ni Made Suniari Siartikawati, SE, dan I Wayan Gede Sutirta, SH., serta  sekretaris Panwaslih Gianyar diterima oleh Ketua KPU Gianyar AA Gede Putra bersama anggota Ngakan Nyoman Oka Sudaryana dan I Putu Agus  Tirta Suguna, serta didampingi  Sekretaris KPU Gianyar, Pande Putu Sunarta. Maksud dari kunjungan Panwaslih Gianyar adalah selain bersilaturahmi,  dan memperkenalkan diri mengawali tugas mereka, juga dalam rangka koordinasi awal dalam pelaksanaan tugas mereka ke depan. Mengingat dilantiknya Panwaslih Gianyar periode ini adalah untuk dua perhelatan politik yakni untuk Pilkada 2018, serta Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019, maka tantangan dan tugas yang diembanpun sangat berat. Hal tersebut menjadikan koordinasi antar dua penyelenggara pemilu dengan tugas dan kewenangan yang berbeda ini, sangat diperlukan dalam rangka mensukseskan penyelengaraan pemilihan ke depan, terlebih dalam waktu dekat sudah harus menyiapkan tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, sekaligus Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif 2019. Ketua KPU Gianyar menyambut hangat maksud kedatangan Panwaslih Gianyar tersebut. Menurutnya KPU Gianyar sebagai penyelenggara Pemilu  yang bertanggung jawab atas pelaksanaan per tahapan pemilu, dan Panwaslih dengan fungsinya mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kabupaten Gianyar harus tetap berkerjasama, bahu membahu sehingga mewujudkan pemilu atau pemilihan yang demokratis dan tidak ke luar dari aturan serta berkomitmen sebagai penyelenggara yang profesional dan netral. Pertemuan berlangsung dengan suasana keakraban, dan diisi dengan diskusi dan sharing pendapat serta pengalaman masing-masing dalam pelaksanaan pemilu. (kr)

Kupas PKPU dalam Rakor Tahapan Pencalonan dan Data Pemilih Pilgub 2018

Dalam rangka sosialisasi tahapan dan aturan-aturan dalam Tahapan Pemilihan Guber Provinsi Bali Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan Rapat Koordinasi Tahapan Pencalonan dan Data Pemilih Pilgub 2018 mengundang Kepala Kepolisian Daerah Bali, Komandan Resor Militer 163 Wirasatya, Ketua Bawaslu Bali, Lembaga dan Instansi terkait, Organisasi Profesi, KPU Kabupaten/Kota se-Bali, LSM serta pihak-pihak terkait lainnya (31/08/17). KPU Gianyar diwakili oleh Anggota KPU Gianyar Divisi Teknis Agus Tirta Suguna dan Sekretaris KPU Gianyar, Pande Putu Sunarta. Ada dua materi yang disampaikan oleh masing-masing narasumber yaitu Anggota KPU Provinsi Divisi Perencanaan dan Data Kadek Wirati yang menyampaikan materi pelaksanaan tahapan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih yang berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 tahun 2017, serta Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Teknis, Ni Putu Ayu Winariati yang memaparkan materi mengenai Pencalonan. Dalam pemaparannya materi pemutakhiran Data Pemilih, Kadek Wirati menekankan pentingnya perekaman KTP Elektronik sebagai syarat utama untuk menjadi seorang pemilih atau menggunakan Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat. Untuk itu, data pemilih harus dikawal mulai dari penerimaan DAK2 hingga penetapan DPT dan dikelola dengan baik sehingga mampu menghasilkan data pemilih yang akurat. Sementara itu, Ni Putu Ayu Winariati yang membawakan materi pencalonan menyampaikan sejumlah hal mengenai Pencalonan baik Pasangan Calon yang diusulkan Parpol atau Gabungan Parpol maupun Pasangan Perseorangan yang mendaftarkan diri dan telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai peserta pemilihan. Winariati menjelaskan untuk calon perseorangan dalam Pilgub Bali 2018, jumlah dukungan minimal untuk Provinsi Bali adalah sebesar 8,5% dari jumlah penduduk yang termuat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu atau Pemilihan Terakhir dengan sebaran dukungan sebanyak 50% dari 9 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bali. Rapat kemudian diisi dengan diskusi mengenai kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam implementasi PKPU dan berdasarkan pengalaman pelaksanaan Pilkada di KPU Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan Pilkada baik di tahun 2015 dan 2017. 

Rakor Distribusi Dana Pilgub Bali 2018, KPU Kabupaten/Kota Agar Kelola Anggaran Secara Akuntabel

Pada hari Rabu, 30/8/2017 bertempat di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Distribusi Dana Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Bali Tahun  2018 mengundang KPU Kabupaten/Kota se Bali. Dalam rapat tersebut Anggota KPU Gianyar Divisi Keuangan dan Logistik Ngakan Nyoman Oka Sudaryana bersama Sekretaris KPU Gianyar, Pande Putu Sunarta hadir memenuhi undangan didampingi oleh Melgia Carolina Van Harling selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan I Nyoman Juniari selaku Bendahara Pembantu Pengeluaran dalam Pilgub Bali 2018. Dalam rapat yang dipimpin oleh Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Provinsi Bali I Wayan Jondra didampingi oleh Komisioner Kadek Wirati dan Ni Wayan Widhiasthini dibahas mengenai mekanisme distribusi dana Pilgub sesuai dengan rencana kebutuhan Pilgub masing-masing KPU Kabupaten/Kota. Melalui pembahasan per item kebutuhan anggaran dalam menunjang kegiatan tahapan Pilgub, diharapkan masing-masing satker dapat merencanakan kegiatan dengan lebih matang sehingga segala kegiatan yang sudah terencana dapat dilaksanakan dengan tepat waktu. Untuk itu KPU Bali mengingatkan kepada satker agar mengelola angagran dengan cermat dan selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku. (kr)

KPU Gianyar Sambangi Perekaman KTP-EL Di Desa Sidan

Mengingat masih banyak masyarakat wajib KTP di Kabupaten Gianyar yang belum melakukan perekaman KTP-Elektronik (KTP-EL) , maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar secara intensif melakukan perekaman KTP El ke kecamatan-kecamatan hingga ke desa-desa. Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya jika terdaftar di DPT atau telah terekam KTP El. Untuk mendukung kegiatan Disdukcapil, KPU Gianyar secara konsisten turut mensosialisasikan pentingnya perekaman KTP EL bagi masyarakat yang telah wajib KTP, sehingga nanti pada hari pemungutan suara Pilkada 2018 dapat menggunakan hak pilihnya. Pada hari ini, Rabu, (30/08/2017) Divisi Perencanaan Data KPU Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti didampingi Kasubag Program dan data, I Wayan Arka Mambal mengunjungi lokasi perekaman KTP EL di desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. KPU Gianyar juga berkoordinasi dengan kepala desa Sidan, Wayan Sukrayasa agar juga menyampaikan kepada warganya mengenai pentingnya memiliki KTP Elektronik, selain sebagai syarat didaftarkan dalam DPT, jauga akan memudahkan masyarakat dalam mengurus keperluannya secara administrasi. Perekaman KTP El oleh Disdukcapil di Desa Sidan pada hari ini, berlangsung hingga pukul 15.00 sore, dan berkat koordinasi dengan aparat desa, masyarakat tampak berbondong-bondong mendaftarkan diri mereka. Hingga sore hari ini, telah terekam sekitar seratusan orang. (KR)

Rapat Penyusunan Produk Hukum dan TOR Kegiatan Dalam Rangka Pilkada Serentak 2018

Bertempat di Ruang Rapat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar dilaksanakan Rapat Penyusunan Produk Hukum dan TOR Kegiatan Dalam Rangka Pilkada Serentak 2018, Selasa (29/08/2017). Bertindak selaku pimpinan rapat yaitu Ngakan Nyoman Oka Sudaryana, divisi Keuangan dan Logistik yang juga sebagai wakil divisi Hukum. Rapat diikuti oleh komisioner, sekretaris, para kasubag dan staf sekretariat. Menurut Ngakan Oka, rapat ini bertujuan untuk mematangkan konsep produk hukum untuk menunjang kelancaran pelaksanaan Pilkada 2018. Untuk itu, masing-masing divisi bersama dengan kasubag menyampaikan kegiatan yang akan dilaksanakan beserta dengan TOR (Term of Reference) sebagai acuan kerja pelaksanaan kegiatan. Pada kesempatan tersebut Kasubag Hukum, Nyoman Antara mengungkapkan bahwa Divisi Hukum bersama kelompok kerja Penyusunan Produk Hukum mulai merumuskan produk-produk hukum sejak awal sebagai salah satu upaya dalam manajemen waktu dan komitmen Divisi Hukum. “KPU Gianyar akan menangani event besar, tidak hanya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar saja, namun juga Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  Bali. Oleh karena itu diperlukan perencanaan dan manajemen waktu yang tepat agar kedepannya tidak terjadi hambatan yang signifikan,” ungkapnya. Setelah pemaparan masing-masing TOR kegiatan, divisi hukum menyampaikan agenda kegiatan untuk bulan September yaitu penyusunan pedoman teknis pemantau pemilihan. Di akhir acara Sekretaris KPU Gianyar Pande Putu Sunarta memerintahkan kepada kasubag hukum dan kelompok kerja untuk menyiapkan segala perlengkapan baik berupa pengumuman, maupun formulir yang diperlukan dalam perekrutan pemantau pemilihan.   (KR)

Ketua KPU Gianyar Hadiri Pelantikan Panwaslu di Denpasar

Sebanyak 27 anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Bali dilantik bersamaan oleh Ketua Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, pada hari Senin (28/8/2017) bertempat di Hotel Harris Kuta, Badung. Dalam acara pelantikan sekaligus pengambilan sumpah dan janji anggota Panwaslu Kabupaten se Bali tersebut, turut hadir memenuhi undangan Ketua KPU Gianyar, AA Gede Putra. Adapun yang terpilih sebagai anggota Panwaslu Gianyar setelah melalui proses uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Gianyar  yaitu Ni Made Suniari Siartikawati, SE., I Wayan Hartawan, SH., dan I Wayan Gede Sutirta, SH. Untuk diketahui, I Wayan Hartawan, SH merupakan incumbent  karena sebelumnya adalah juga sebagai Panwaslu Kabupaten Gianyar pada Pemilu 2014. Menurut Ketua Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, pelantikan Panwas kali ini sangat istimewa karena mereka akan bertugas untuk dua perhelatan politik yakni untuk Pilkada 2018, serta Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. “Tanggungjawab yang diemban cukup besar, apalagi untuk Panwas Kabupaten Klungkung dan Gianyar, beban tugasnya juga bertambah karena di dua daerah ini juga dilaksanakan pemilihan bupati," imbuhnya. Dalam pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan kepala sekretariat untuk Panwas di sembilan kabupaten/kota di Bali. (kr)