Berita Terkini

SEBANYAK 363.222 PEMILIH TERCATAT DI KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2016

Jumlah pemilih hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 2 (dua) Tahun 2016 di Kabupaten Gianyar adalah sebanyak 363.222 (tiga ratus enam puluh tiga ribu dua ratus  dua puluh dua) pemilih atau bertambah sebanyak 4.106(empat ribu seratus enam) pemilih jika dibandingkan dengan jumlah DPT Pilpres 2014 sejumlah 359.116 (tiga ratus lima puluh sembilan ribu  seratus enam belas) pemilih atau naik sebesar 1,14%.   Data jumlah pemilih tersebut berhasil dihimpun oleh KPU Kabupaten Gianyar dalam kegiatan Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang merupakan kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan data pemilih yang akan dilakukan secara berkesinambungan. Dalam proses kegiatan tersebut dilaksanakan pemutakhiran data pemilih terhadap data kependudukan yang telah disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar yang kemudian disandingkan dengan DPT Pilpres Tahun 2014. Dari penyandingan tersebut berhasil dilakukan pencoklitan dan penyisiran terhadap pemilih dalam DPT Pilpres 2014 dengan melakukan penghapusan terhadap pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 4.033 (empat ribu tiga puluh tiga) pemilih, antara lain karena menjadi anggota TNI/Polri sebanyak 135 pemilih, Meninggal dunia sebanyak 864 pemilih dan Pindah domisili/Mutasi sejumlah 3.034 pemilih serta terdapat tambahan  pemilih pemula terhitung sampai dengan bulan Mei 2016 sebanyak 8.139 (delapan ribu seratus tiga puluh sembilan) pemilih. Tercatat sebanyak 363.222 pemilih Tahun 2016 di Kabupaten Gianyar denganrincianjumlah pemilih Laki- Laki sebanyak 180.649 pemilih dan perempuan sebanyak 182.573 pemilih yang tersebar di 7 (tujuh) kecamatan antara lain : di Kecamatan Gianyar sebanyak 72.265 pemilih, Kecamatan Blahbatuh sebanyak  52.329 pemilih, Kecamatan Sukawati sebanyak 74.055 pemilih, Kecamatan Ubud sebanyak 52.211 pemilih, Kecamatan Tampaksiring sebanyak 37.600 pemilih, Kecamatan Tegallalang sebanyak 38.935 pemilih dan di Kecamatan Payangan sejumlah 35.804 pemilih. (Np)

KPU Gianyar Gelar Rapat Koordinasi Dengan Disdukcapil Gianyar Membahas Perkembangan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

KPU Gianyar menggelar Rapat Koordinasi dengan Disdukcapil Gianyar membahas perkembangan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, Kamis, 15 /12/16 bertempat di ruang rapat KPU Gianyar. Rapat dipimpin oleh Anggota KPU Gianyar divisi Keuangan, Umum dan Logistik Ngakan Oka Sudaryana, SH, didampingi oleh anggota KPU Gianyar divisi Program dan data Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, SE. Dari Disdukcapil Gianyar, tampak hadir Ir. Ni Ketut Wirati, selaku Kabid Infoduk Disdukcapil Gianyar.   Sebagai tindak lanjut koordinasi sebelumnya, KPU Gianyar telah melakukan penyisiran dan verifikasi mutasi penduduk ke desa secara sampling, dengan menyasar 11 desa yang mutasi penduduknya paling aktif. Dari hasil penyisiran tersebut telah terinventarisir sejumlah potensi permasalahan dalam tertib administrasi kependudukan yang kemudian disampaikan ke Disdukcapil untuk menjadi bahan evaluasi. Sementara dari Disdukcapil Gianyar telah melakukan langkah-langkah awal dengan mendata calon pemilih pemula berusia 15 tahun, sehingga nanti saat pilkada 2018 setelah genap berusia 17 tahun dapat menggunakan hak pilihnya dengan dilengkapi e-ktp

KPU Kabupaten Gianyar Bahas Usulan Anggaran Pilkada 2018 dengan DPRD Gianyar

Dalam proses pengusulan anggaran penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Gianyar tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar melakukan rapat koordinasi dengan DPRD Kabupaten Gianyar, Selasa (6/12) bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Gianyar.  Rapat dihadiri oleh wakil ketua DPRD Gianyar dan Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Gianyar, unsur Polres Gianyar, Kodim, Kesbangpolinmas Kabupaten Gianyar. Wakil Ketua DPRD Gianyar Drs. I Made Togog, M.Si  dalam sabutan pembukanya menyampaikan bahwa penyelenggara Pilkada Gianyar yang serentak dengan Pilkada Provinsi Bali tahun 2018 perlu dilakukan antisipasi lebih awal terkait dengan kemungkinan akan terjadinya permasalahan permasalahan yang dapat timbul dalam pelaksanaan tahapan pilkada khususnya dalam tahap persiapan dan perencanaan anggaran ataupun dalam pelaksanaan tahapan nantinya lebih lanjut disampaikan perlu adanya sebuah kepastian terhadap anggaran yang akan dikelola pada saat pelaksanaan tahapan pilkada tahun 2018 mendatang, adanya kepastian sharing anggaran dengan KPU Provinsi bali sehingga tidak terdapat penganggaran ganda. Disamping itu Wakil ketua DPRD Gianyar juga mengharapkan KPU Gianyar dalam pemetaan TPS (Tempat Pemungutan Suara) mepertimbangkan letak geografis daripada wilayah masing - masing sehingga masyarakat dapat menggunakan Hak pilihnya dengan baik. Ketua KPU Kabupaten Gianyar, A. A. Gde Putra yang diberikan kesempatan pertama dalam pemaparan kebutuhan anggaran mennyampaikan bahwa secara keseluruhan sebelum dilakukan sharing anggaran dengan KPU Provinsi bali sesuai dengan perencanaan yang telah disusun dalam penyelenggaraan Pilkada Gianyar tahun 2018 membutuhkan anggaran sekitar 29 milliar yang digunakan untuk keperluan Honorarium badan adhoc dan pengadaan kebutuhan barang/jasa tahapan pilkada. Ditambahkan bahwa KPU Gianyar nantinya dalam pelaksanaan pilkada akan menggandeng KPK dalam kaitannya melakukan eksekusi terhadap anggaran yang tersedia sehingga penggunaan anggaran dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan berdasarkan atas ketentuan yang berlaku. Sedangkan dari kesbangpolinmas menyampaikn bahwa untuk anggaran pihak keamanan dalam hal ini TNI dan kepolisian telah dianggarkan masing-masing sejumlah 1,2 milliar untuk TNI dan 10 milliar utk kepolisian yang rencananya akan dicairkan pada tahun anggaran 2018. Dari pihak Polres Gianyar mengharapkan terhadap pencairan anggaran tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan pelaksanaan tahapan pilkada sehingga dalam penggunaan anggaran dapat sejalan dengan kegiatan pengamanan yang akan dilaksanakan oleh pihak kepolisian. Pada akhir acara Wakil ketua DPRD menyampaikan permakluman kalau anggaran pilkada Gianyar dalam pencairannya kemungkinan akan dilaksanakan dalam 2 tahap karena terkait adanya kegiatan dan program kerja yang sudah menjadi agenda dari pemerintah daerah Gianyar seperti pelaksanaan Porprov dan rencana pembangunan Kebun Raya Gianyar. (Npk)

KPU Gianyar Bekali Siswa SMP N 3 Gianyar Dengan Pengetahuan Pemilu Melalui Pendidikan pra Pemilih Pemula

Pembelajaran demokrasi khususnya Pemilihan Umum (Pemilu) haruslah dimulai sejak dini. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar pada hari Senin, (5/12/16) menyambangi siswa-siswi sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Gianyar untuk memberikan pembekalan mengenai pemilu melalui kegiatan Pendidikan pra Pemilih Pemula dalam rangka Program Peningkatan Partisipasi Pemilih yang bertujuan mendorong pemilih yang cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Bertempat di halaman SMP N 3 Gianyar, pendidikan pra pemilih yang dibawakan oleh anggota KPU Divisi Partisipasi Masyarakat, AA Isti Darmawati, S.Sos  melibatkan para murid kelas 8 dan kelas 9, dengan didampingi oleh para guru. Selain diperkenalkan padaproses demokrasi, khususnya mengenai mekanisme pemilu para siswa juga disosialisasikan mengenai tata cara mencoblos, sehingga meskipun belum pernah ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) mereka memiliki gambaranseperti apa mencoblos di TPS. Pendidikan pemilih ini, disamping sebagai metode pembelajaran kognitif, juga sebagai bahan ajar untuk demokrasi dan implemntasi dari pelajaranPPKN yang juga sudah mencakup materi mengenai mekanisme kepemiluan.(kr)

KPU Gianyar Lelang Sisa Surat Suara Eks Pemilu

KPU Gianyar melaksanakan Lelang Barang Habis Pakai Eks Pemilu pada hari Senin,28 Nopember 2016. Acara lelang dilakukan dihadapan pejabat lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Provinsi Bali yaitu IGN. Satriya W, dan Agoeng A,, bertempat di kantor KPU Gianyar, Jalan Jata Gianyar. Dari 9 peserta yang mendaftar, sebanyak 3 peserta mengajukan penawaran, dengan nilai barang sebesar Rp. 50.500.000,- untuk surat suara dan sampul eks pemilu dengan kisaran berat sekitar 33 ton. Pemenang lelang yaitu atas nama I Wayan Dipta yang beralamat di Jl. Pakis Haji, Denpasar. 

KPU Gianyar Sasar Siswa SMP Untuk Pemilih Yang Cerdas Berkualitas

Dalam rangka program peningkatan partisipasi pemilih dan mendorong pemilih yang cerdas, menindaklanjuti surat edaran KPU RI Nomor 525/KPU/IX/2016, KPU Gianyar melaksanakan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya untuk pendidikan pra pemilih pemula yaitu siswa SMP (Sekolah Menengah Pertama). Pada hari Jumat, 18 Nopember 2016 bertempat di halaman sekolah SMP Negeri 2 Gianyar, telah dilaksanakan sosialisasi dengan melibatkan seluruh siswa dari kelas 7 sampai dengan kelas 9, dengan didampingi oleh para guru. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi secara dini kepada para pemilih pemula. Bertindak sebagai narasumber adalah Anggota KPU Gianyar Divisi Partisipasi Masayarakat, AA Istri Darmawati, S.Sos., yang memberikan penyuluhan tentang informasi awal pilkada serentak, dimana nantinya di tahun 2018 di Kabupaten Gianyar akan dilaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati bersamaan dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang jatuh pada bulan Juni 2018, serta pemahaman tentang asas pemilu dan hak setiap warga Negara untuk memberikan suara jika sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih, yaitu antara lain sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah, tidak sedang dicabut hak pilihnya, dan telah terdaftar dalam daftar pemilih.             Pada hari yang sama, bertempat di halaman sekolah SMP Negeri 1 Gianyar juga berlangsung kegiatan yang sama. Bertindak selaku narasumber yaitu Sekretaris KPU Gianyar Pande Putu Sunarta, SH.,MH. Kepada para siswa SMP Negeri 1 Gianyar, Pande Sunarta selain menyampaikan  hal-hal penting seputar tahapan-tahapan dalam pemilu, hak setiap warga Negara untuk memilih jika sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, juga menekankan kepada para siswa untuk sadar politik. Sadar politik tidak selalu harus terjun dalam politik praktis, namun kesadaran serta kepedulian akan lingkungan sekitar dan fenomena sosial dapat menjadi bekal bagi para siswa calon pemilih nanti untuk mempercayakan pilihannya kepada calon pemimpin secara demokratis, sesuai hati nuraninya. Implementasi pemilihan yang demokratis dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah juga dapat dipraktekkan misalnya dalam pemilihan pengurus OSIS. Selain tentang tahapan hal penting disampaikan adalah himbauan kepada para peserta supaya cerdas dalam menetukan hak pilihnya, cermati visi dan misinya sekaligus untuk tidak menerima segala bentuk Politik Uang.