Berita Terkini

KPU Gianyar Koordinasi dengan Undiknas dan Sampaikan Draft Kerja Sama untuk Penguatan Modul Pendidikan Pemilih Perempuan

Gianyar, 27 April 2026 — Anggota KPU Gianyar yang mengampu Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita bersama dengan Anggota KPU Denpasar dan KPU Klungkung Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM melaksanakan koordinasi dengan Universitas Pendidikan Nasional terkait penyempurnaan draft Modul Pendidikan Pemilih Perempuan, bertempat di Ruang Rapat Gedung A Undiknas. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari mandat KPU Provinsi Bali kepada KPU Kabupaten/Kota di wilayah Bali, khususnya Gianyar, Denpasar, dan Klungkung, untuk menyusun Modul Pendidikan Pemilih Perempuan sebagai bagian dari penguatan pendidikan pemilih yang inklusif dan berperspektif gender. Selain agenda koordinasi modul, dalam kesempatan tersebut KPU Kabupaten Gianyar juga menyampaikan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Undiknas sebagai langkah awal membangun kolaborasi kelembagaan dalam bidang pendidikan pemilih, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Koordinasi ini menjadi penting mengingat Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik Undiknas sekaligus dosen FISHUM Undiknas, sebelumnya juga terlibat sebagai narasumber dalam rapat awal penyusunan modul di KPU Provinsi Bali. Selain Ibu Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, Rombongan KPU disambut oleh jajaran Undiknas, antara lain Dekan FISHUM, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik serta Bidang Kerja Sama.  Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan KPU memaparkan konsep modul yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran asinkronus. Pemaparan diawali oleh Randy Gusas (KPU Denpasar), dilanjutkan oleh Gusti Bagus Agung Swandhita (KPU Gianyar), serta Inten Pradnyani (KPU Klungkung). Secara umum, pihak Undiknas menilai bahwa desain modul yang terdiri dari dua komponen utama, yakni ekosistem modul dan modul pembelajaran, telah representatif. Namun demikian, terdapat sejumlah masukan strategis yang menjadi catatan seperti pengembangan versi ringkas modul, penguatan visual yang lebih menarik dan responsif terhadap perempuan, integrasi konten digital seperti video dan animasi serta penambahan materi praktis seperti tata cara memilih, menangkal hoaks, serta pengecekan daftar pemilih.  Selain itu, Undiknas menyatakan kesiapan untuk bersinergi lebih lanjut, termasuk dalam implementasi modul melalui pelibatan dosen dan mahasiswa. Penyampaian draft PKS ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara KPU Gianyar dengan FISHUM Undiknas. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan modul pendidikan pemilih perempuan yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan perempuan, sehingga mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam demokrasi.

KPU Gianyar Koordinasi dengan Undiknas dan Sampaikan Draft Kerja Sama untuk Penguatan Modul Pendidikan Pemilih Perempuan

Gianyar, 27 April 2026 — Anggota KPU Gianyar yang mengampu Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita bersama dengan Anggota KPU Denpasar dan KPU Klungkung Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM melaksanakan koordinasi dengan Universitas Pendidikan Nasional terkait penyempurnaan draft Modul Pendidikan Pemilih Perempuan, bertempat di Ruang Rapat Gedung A Undiknas. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari mandat KPU Provinsi Bali kepada KPU Kabupaten/Kota di wilayah Bali, khususnya Gianyar, Denpasar, dan Klungkung, untuk menyusun Modul Pendidikan Pemilih Perempuan sebagai bagian dari penguatan pendidikan pemilih yang inklusif dan berperspektif gender. Selain agenda koordinasi modul, dalam kesempatan tersebut KPU Kabupaten Gianyar juga menyampaikan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Undiknas sebagai langkah awal membangun kolaborasi kelembagaan dalam bidang pendidikan pemilih, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Koordinasi ini menjadi penting mengingat Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik Undiknas sekaligus dosen FISHUM Undiknas, sebelumnya juga terlibat sebagai narasumber dalam rapat awal penyusunan modul di KPU Provinsi Bali. Selain Ibu Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, Rombongan KPU disambut oleh jajaran Undiknas, antara lain Dekan FISHUM, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik serta Bidang Kerja Sama.  Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan KPU memaparkan konsep modul yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran asinkronus. Pemaparan diawali oleh Randy Gusas (KPU Denpasar), dilanjutkan oleh Gusti Bagus Agung Swandhita (KPU Gianyar), serta Inten Pradnyani (KPU Klungkung). Secara umum, pihak Undiknas menilai bahwa desain modul yang terdiri dari dua komponen utama, yakni ekosistem modul dan modul pembelajaran, telah representatif. Namun demikian, terdapat sejumlah masukan strategis yang menjadi catatan seperti pengembangan versi ringkas modul, penguatan visual yang lebih menarik dan responsif terhadap perempuan, integrasi konten digital seperti video dan animasi serta penambahan materi praktis seperti tata cara memilih, menangkal hoaks, serta pengecekan daftar pemilih.  Selain itu, Undiknas menyatakan kesiapan untuk bersinergi lebih lanjut, termasuk dalam implementasi modul melalui pelibatan dosen dan mahasiswa. Penyampaian draft PKS ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara KPU Gianyar dengan FISHUM Undiknas. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan modul pendidikan pemilih perempuan yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan perempuan, sehingga mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam demokrasi.

KPU Kabupaten Gianyar menggelar Sosialisasi Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS

KPU Kabupaten Gianyar menggelar Sosialisasi Rancangan Aktualisasi Latsar CPNS pada Senin, 27 April 2026 di Ruang Rapat KPU Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran sekretariat serta seluruh pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Gianyar, sebagai bagian dari proses habituasi Latsar CPNS sekaligus ruang penyampaian gagasan inovatif untuk mendukung peningkatan kinerja organisasi. Dalam kegiatan tersebut, empat CPNS KPU Kabupaten Gianyar memaparkan rancangan aktualisasi yang berfokus pada penguatan layanan publik dan tata kelola data berbasis digital. Inovasi yang disampaikan meliputi Sistem TAMASYA (Tanggapan dan Masukan Masyarakat) sebagai wadah partisipasi publik, E-JINENG (Penghimpunan Data yang Terpusat) untuk integrasi data kelembagaan, SIRENSI (Sistem Retensi Arsip Otomatis) guna mendukung pengelolaan arsip yang efektif, serta SAPA PPID (Sistem Asisten Pelayanan Akses PPID) sebagai upaya optimalisasi layanan informasi publik. Pemaparan yang disampaikan mendapat berbagai masukan konstruktif dari peserta rapat. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain pentingnya integrasi antar sistem, penguatan keamanan data, serta kemudahan akses bagi pengguna. Selain itu, inovasi yang dirancang diharapkan mampu mendukung transparansi informasi, efektivitas pengelolaan data, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di KPU Kabupaten Gianyar. Menutup kegiatan, pimpinan yang hadir menekankan pentingnya penguatan konsep, konsistensi dalam pengembangan inovasi, serta koordinasi yang intensif dengan mentor. Diharapkan seluruh rancangan aktualisasi yang telah dipaparkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan secara nyata, sehingga memberikan kontribusi konkret dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang lebih efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

KPU Gianyar Perkuat Sinergi Lewat Rakor MOU dan PKS Bersama Pemerintah Daerah Gianyar

Dalam upaya menyukseskan program nasional penyelenggaraan Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Memorandum of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis, 24 April 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Tim Kerjasama Daerah serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. ​Landasan Formal Sinergitas Kelembagaan ​Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penyusunan dokumen formal ini merupakan langkah krusial untuk mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah yang berkaitan erat dengan tahapan Pemilu. ​"Seluruh kesepakatan yang telah kita bangun bersama selama ini kini dituangkan secara formal dalam dokumen MOU dan PKS. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin sangat baik antara KPU dan Pemerintah Daerah selama ini," ujar Wayan Mura. ​Fokus pada Pendidikan Pemilih dan Pemutakhiran Data ​Sesi pembahasan teknis dipandu oleh Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Hukum dan Pengawasan, I Kadek Agus Mudita. Beliau memaparkan bahwa langkah ini berpedoman pada Keputusan KPU RI yang mengamanatkan KPU di tingkat kabupaten untuk berkolaborasi dengan instansi daerah. ​Terdapat dua fokus utama yang menjadi latar belakang penyusunan kerja sama ini: ​Pendidikan Pemilih: Menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas. ​Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan: Menjamin akurasi dan validitas data pemilih secara terus-menerus. ​Agus Mudita merinci bahwa ruang lingkup kerja sama ini akan melibatkan lintas sektoral, di antaranya : ​Dinas Pendidikan: Fokus pada edukasi pemilih pemula. ​Dinas Pemberdayaan Perempuan: Sasaran segmen perempuan. ​Dinas Sosial: Pendampingan bagi penyandang disabilitas. ​Dinas Tenaga Kerja: Edukasi bagi para pekerja. ​Disdukcapil dan Dinas PMD : terkait pemutakhiran data pemilih Dinas Perpustakaan dan Kearsioan terkait : tata kelola kearsipan Majelis Desa Adat (MDA): Kolaborasi strategis dalam pemutakhiran data pemilih dengan tetap menjunjung tinggi perlindungan data pribadi. ​Komitmen Informasi Terpadu ​Melalui kerja sama ini Harapannya, informasi tersebut dapat disebarluaskan secara masif dan akurat kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Gianyar melalui kanal-kanal pemerintah daerah. ​Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana masing-masing OPD memberikan tanggapan serta masukan untuk perbaikan narasi pada draf PKS agar sesuai dengan koridor hukum dan kewenangan masing-masing instansi. Setelah tercapai kesepahaman bersama, kegiatan diakhiri dengan sesi penutupan dan komitmen untuk segera menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut ke tahap penandatanganan resmi.

Perkuat Kolaborasi Pendidikan Pemilih, KPU Gianyar Gelar Rapat Koordinasi PKS Dengan Satuan Pendidikan Menengah

Dalam upaya memperkuat pendidikan pemilih yang berkelanjutan dan terstruktur, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar terus mendorong penguatan kolaborasi kelembagaan dengan satuan pendidikan menengah. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KPU Kabupaten Gianyar dengan satuan pendidikan menengah yang dilaksanakan dalam dua sesi, dengan mengundang Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK, serta kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Gianyar. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Gianyar, Senin 20/4/26 ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi antara KPU dan dunia pendidikan dalam memperkuat pendidikan pemilih, khususnya bagi generasi muda sebagai pemilih pemula. Lebih lanjut disampaikan bahwa kerja sama melalui PKS tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan capaian kinerja kelembagaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjamin keberlangsungan program pendidikan pemilih yang terarah dan berkesinambungan di lingkungan sekolah. Dalam forum tersebut, KPU Kabupaten Gianyar juga membuka berbagai peluang kolaborasi yang dapat diimplementasikan bersama satuan pendidikan, antara lain program magang, pemanfaatan Rumah Pintar Pemilu, pendampingan kegiatan pemilihan OSIS, sosialisasi pada masa MPLS, serta penguatan materi pendidikan kebangsaan dan kewarganegaraan di ruang-ruang pembelajaran. Pemaparan lebih lanjut mengenai konteks, urgensi, serta ruang lingkup kerja sama disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita. Dalam paparannya dijelaskan bahwa pendidikan pemilih perlu dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan, mengingat pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Selain itu, disampaikan pula bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai ruang pembentukan karakter demokratis serta peningkatan literasi politik siswa, sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif antara penyelenggara pemilu dan institusi pendidikan. Pada sesi diskusi, para  perwakilan sekolah memberikan berbagai masukan terhadap substansi dan ruang lingkup PKS, serta menyambut baik inisiatif KPU Kabupaten Gianyar dalam membangun kerja sama yang lebih terstruktur. Beberapa sekolah yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi juga menyampaikan harapan agar ke depan KPU Kabupaten Gianyar dapat terus melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih di lingkungan sekolah. Dengan adanya PKS, diharapkan ruang kolaborasi dapat semakin luas dan program yang dilaksanakan menjadi lebih intensif dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Kabupaten Gianyar, Plt. Sekretaris, para Kepala Sub Bagian, serta jajaran sekretariat. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan pemilih yang tidak hanya bersifat sosialisasi sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan satuan pendidikan.

Perkuat Kolaborasi Pendidikan Pemilih, KPU Gianyar Tekankan Pentingnya PKS Dalam Apel Rutin

Dalam upaya memperkuat keberlanjutan program pendidikan pemilih, KPU Kabupaten Gianyar memandang pentingnya membangun kerja sama kelembagaan yang terstruktur dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya di sektor pendidikan. Sebagai bagian dari penguatan komitmen tersebut, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melaksanakan Apel Rutin pada Senin pagi, 20/4/26 yang diikuti oleh seluruh Anggota KPU, Sekretariat, dan jajaran staf di halaman kantor KPU Kabupaten Gianyar. Apel pada hari ini dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita. Dalam arahannya, Bagus Swandhita menyoroti agenda strategis KPU Kabupaten Gianyar pada hari ini, yakni pelaksanaan kegiatan yang melibatkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali bersama satuan pendidikan menengah di Kabupaten Gianyar. Disampaikan bahwa kerja sama dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) menjadi bagian penting dalam memastikan program pendidikan pemilih tidak hanya berjalan secara insidental, tetapi dapat terlaksana secara berkelanjutan dan terarah. “PKS bukan hanya bentuk komitmen antar lembaga dalam meningkatkan capaian kinerja, tetapi juga menjadi landasan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan pemilih agar dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan,” tegasnya. Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh jajaran sekretariat dalam menyukseskan program tersebut, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun tindak lanjut kegiatan. Apel rutin ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi internal sekaligus memastikan kesiapan kelembagaan dalam menjalankan program-program strategis, khususnya dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam pemilu.