Berita Terkini

KPU Kabupaten Gianyar Melaksanakan Audiensi dan Penjajakan Kerja Sama Dengan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar melaksanakan audiensi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) pada Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di Kampus Undiknas, Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura, S.H., M.H., didampingi Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, I Kadek Agus Mudita, S.H., serta Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Gusti Bagus Agung Swandhita, S.Sos., bersama jajaran sekretariat. Rombongan KPU Kabupaten Gianyar diterima oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan Universitas Pendidikan Nasional, Dr. Drs. I Nyoman Subanda, M.Si., bersama Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora beserta jajaran. Audiensi ini menitikberatkan pada identifikasi persoalan serta perumusan solusi bersama terkait pelaksanaan tugas kepemiluan. Berbagai tantangan yang mengemuka, seperti tingkat partisipasi pemilih yang belum merata, kebutuhan metode pendidikan pemilih yang lebih inovatif, serta masih terbatasnya kajian akademik yang bersifat aplikatif, menjadi fokus pembahasan. Dalam konteks tersebut, sinergi antara KPU dan perguruan tinggi dipandang sebagai pendekatan strategis untuk menjawab berbagai permasalahan secara lebih sistematis dan berbasis keilmuan. Sebagai langkah solusi, kerja sama diarahkan pada keterlibatan lintas program studi, baik pada jenjang sarjana maupun magister, guna menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif, mencakup aspek kebijakan, komunikasi publik, penguatan basis data, serta pengembangan kajian ilmiah di bidang kepemiluan. Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KPU Kabupaten Gianyar dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Pendidikan Nasional. PKS ini akan menjadi dasar operasional pelaksanaan berbagai program kolaboratif, seperti riset bersama, pengembangan modul pendidikan pemilih, pelibatan mahasiswa dalam kegiatan kepemiluan, serta dukungan akademik dalam penyusunan kajian strategis. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk menyusun pengaturan teknis melalui Implementation Arrangement (IA), agar pelaksanaan kerja sama dapat dirancang secara terukur, terarah, dan berorientasi pada hasil yang konkret dalam mendukung peningkatan kualitas partisipasi dan pendidikan pemilih.

KPU Gianyar Perkuat Sinergi dengan Pemda dan OPD untuk Atasi Tantangan Pendidikan Pemilih dan Data Pemilih.

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan pemilih dan akurasi data pemilih di Kabupaten Gianyar masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan jangkauan sosialisasi hingga kebutuhan pemutakhiran data pemilih yang berkelanjutan dan terintegrasi lintas sektor. Menjawab tantangan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4/5/2026). Kegiatan yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Gianyar mulai pukul 09.00 Wita, sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kepemiluan. Permasalahan utama dalam pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula, kelompok marjinal, dan kelompok rentan, terletak pada belum optimalnya keterlibatan lintas sektor dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Di sisi lain, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan dukungan data sektoral dari berbagai perangkat daerah agar lebih akurat dan mutakhir. Melalui penandatanganan MoU, KPU Kabupaten Gianyar dan Pemerintah Kabupaten Gianyar menyepakati penguatan koordinasi dan integrasi program. Kesepakatan ini kemudian diturunkan secara teknis melalui penandatanganan PKS dengan OPD terkait, sebagai langkah konkret dalam implementasi di lapangan. Sejumlah OPD strategis yang terlibat antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta perangkat daerah lainnya yang memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan pemilih dan penyediaan data kependudukan. Ketua KPU Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi solusi konkret dalam menjawab tantangan yang selama ini dihadapi. “Melalui sinergi ini, kami tidak hanya memperluas jangkauan pendidikan pemilih, tetapi juga memastikan kualitas data pemilih semakin akurat dan berkelanjutan,” ujarnya. Dengan langkah ini, diharapkan terbangun ekosistem kerja sama yang kuat antara KPU, Pemerintah Daerah, dan OPD, sehingga penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Gianyar dapat berlangsung lebih inklusif, partisipatif, dan berintegritas.

Tingkatkan Kesiapsiagaan, KPU Gianyar Ikuti Bimtek Pengamanan Dalam KPU Provinsi Bali

DENPASAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengamanan Dalam yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali pada Kamis, 30 April 2026. Delegasi Gianyar dipimpin langsung oleh Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik, I Gede Angga Pradhana, dengan didampingi oleh tiga personel Jagat Saksana (Pamdal). ​Acara yang berlangsung di Denpasar ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme personel keamanan di lingkungan KPU se-Bali dalam menghadapi dinamika tahapan Pemilu ke depan. ​Rangkaian Pelatihan Intensif ​Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang memadukan kedisiplinan fisik dan prosedur operasional standar, antara lain: ​Pelatihan Baris Berbaris (PBB): Dipandu langsung oleh instruktur dari Polda Bali untuk mengasah kedisiplinan dan ketangkasan fisik personel Jagat Saksana. ​Mitigasi Kebakaran dan K3: Tim dari Damkar Kota Denpasar memberikan pemaparan krusial mengenai tata cara penanganan kebakaran dan keselamatan kerja. Materi ini dirangkaikan dengan simulasi pemadaman api secara langsung untuk memastikan personel siap tanggap dalam situasi darurat. ​SOP Keamanan dan Protokoler: Kasubag Keamanan KPU RI hadir memberikan pendalaman terkait Standard Operating Procedure (SOP) keamanan serta aturan protokoler di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. ​Penguatan Personel Jagat Saksana ​Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik serta jajaran Jagat Saksana dari KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali. ​I Gede Angga Pradhana menyatakan bahwa keikutsertaan KPU Gianyar dalam Bimtek ini sangat penting untuk memastikan seluruh aset negara, dokumen rahasia, serta keselamatan kerja di lingkungan kantor KPU Gianyar terjaga dengan standar keamanan yang sesuai dengan regulasi KPU RI. ​Dengan selesainya Bimtek ini, diharapkan personel Jagat Saksana KPU Gianyar memiliki kesiapsiagaan yang lebih matang, baik dalam aspek pengamanan fisik maupun dalam menjalankan fungsi protokoler instansi. ​KPU Kabupaten Gianyar Maju, Melayani, Berintegritas.

Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, KPU Gianyar Audiensi dengan Sekda dan DPRD Bahas MoU dan PKS

Gianyar, 30 April 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan pemilih, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, serta perencanaan tahapan kepemiluan melalui serangkaian audiensi dengan jajaran Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan diawali dengan audiensi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura, S.H., M.H., didampingi Anggota KPU dan jajaran Sekretariat. Audiensi ini turut didampingi oleh Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Hukum dan Pengawasan, AA Gede Raka Nakula, S.H., M.H., serta dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar, I Komang Alit Adnyana, S.STP. Dalam pertemuan tersebut, KPU Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa seluruh draft Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah selesai disusun dan diselaraskan melalui pembahasan lintas sektor. KPU Gianyar secara proaktif memohon arahan dari Sekretaris Daerah terkait waktu pelaksanaan penandatanganan sebagai langkah konkret percepatan implementasi kerja sama. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah pada prinsipnya mendukung penuh program-program KPU, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara KPU dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program kepemiluan ke depan. Selanjutnya, KPU Kabupaten Gianyar melanjutkan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana, S.T., M.Si., bertempat di Kantor DPRD Kabupaten Gianyar. Pertemuan ini dimaksudkan untuk melaporkan berbagai kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan, sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan lembaga legislatif daerah. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan KPU Kabupaten Gianyar, sekaligus menekankan agar seluruh proses tetap dilaksanakan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rangkaian audiensi dengan Sekretaris Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten Gianyar ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPU Kabupaten Gianyar dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi antar lembaga. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, transparan, akuntabel, serta berintegritas. Melalui pendekatan yang proaktif dan kolaboratif, KPU Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak utama dalam membangun kerja sama lintas sektor, guna memastikan setiap tahapan pemilu dapat berjalan secara efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Perkuat Pemahaman Jaminan Sosial, KPU Gianyar Ikuti Sosialisasi Program Taspen

KPU Kabupaten Gianyar yaitu Plt. sekretaris, I Gede Angga Pradhana beserta  Kasubbag yang membidangi SDM  menghadiri Sosialisasi Program Taspen yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali bersama PT Taspen (Persero), di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali, di Denpasar pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan dibuka oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, yang menekankan pentingnya pemahaman jaminan sosial bagi seluruh pegawai dalam mendukung kinerja kelembagaan. Kegiatan juga diawali dengan pengantar dari pimpinan PT Taspen Bali, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi ASN. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari PT Taspen, Dimas Eko Arianto, serta perwakilan Mandiri Taspen yang memaparkan program dan mekanisme layanan jaminan sosial secara komprehensif. Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Bali, pejabat struktural di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Bali, serta KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan ini menjadi langkah KPU Gianyar dalam menjawab masih adanya kebingungan di lingkungan kerja terkait jaminan sosial ASN, khususnya bagi PPPK dan pegawai non-ASN. Melalui sosialisasi ini, diperoleh kejelasan bahwa ASN berhak atas perlindungan jaminan sosial seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM), serta mekanisme pembiayaannya. KPU Gianyar berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil sosialisasi ini melalui penguatan pemahaman internal, agar seluruh pegawai mendapatkan informasi yang jelas, akurat, dan tidak menimbulkan multitafsir.

KPU Gianyar Koordinasi dengan Undiknas dan Sampaikan Draft Kerja Sama untuk Penguatan Modul Pendidikan Pemilih Perempuan

Gianyar, 27 April 2026 — Anggota KPU Gianyar yang mengampu Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita bersama dengan Anggota KPU Denpasar dan KPU Klungkung Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM melaksanakan koordinasi dengan Universitas Pendidikan Nasional terkait penyempurnaan draft Modul Pendidikan Pemilih Perempuan, bertempat di Ruang Rapat Gedung A Undiknas. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari mandat KPU Provinsi Bali kepada KPU Kabupaten/Kota di wilayah Bali, khususnya Gianyar, Denpasar, dan Klungkung, untuk menyusun Modul Pendidikan Pemilih Perempuan sebagai bagian dari penguatan pendidikan pemilih yang inklusif dan berperspektif gender. Selain agenda koordinasi modul, dalam kesempatan tersebut KPU Kabupaten Gianyar juga menyampaikan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Undiknas sebagai langkah awal membangun kolaborasi kelembagaan dalam bidang pendidikan pemilih, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Koordinasi ini menjadi penting mengingat Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik Undiknas sekaligus dosen FISHUM Undiknas, sebelumnya juga terlibat sebagai narasumber dalam rapat awal penyusunan modul di KPU Provinsi Bali. Selain Ibu Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si, Rombongan KPU disambut oleh jajaran Undiknas, antara lain Dekan FISHUM, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik serta Bidang Kerja Sama.  Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan KPU memaparkan konsep modul yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran asinkronus. Pemaparan diawali oleh Randy Gusas (KPU Denpasar), dilanjutkan oleh Gusti Bagus Agung Swandhita (KPU Gianyar), serta Inten Pradnyani (KPU Klungkung). Secara umum, pihak Undiknas menilai bahwa desain modul yang terdiri dari dua komponen utama, yakni ekosistem modul dan modul pembelajaran, telah representatif. Namun demikian, terdapat sejumlah masukan strategis yang menjadi catatan seperti pengembangan versi ringkas modul, penguatan visual yang lebih menarik dan responsif terhadap perempuan, integrasi konten digital seperti video dan animasi serta penambahan materi praktis seperti tata cara memilih, menangkal hoaks, serta pengecekan daftar pemilih.  Selain itu, Undiknas menyatakan kesiapan untuk bersinergi lebih lanjut, termasuk dalam implementasi modul melalui pelibatan dosen dan mahasiswa. Penyampaian draft PKS ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara KPU Gianyar dengan FISHUM Undiknas. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan modul pendidikan pemilih perempuan yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan perempuan, sehingga mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam demokrasi.