KELOLA DP3 DAN DIGITASLISASI RPP, KPU GIANYAR TERIMA KUNJUNGAN KPU KOTA DENPASAR
KPU Kota Denpasar yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya bersama Anggota, Sekretaris dan jajaran sekretariat mengunjungi KPU Kabupaten Gianyar dengan fokus utama kunjungan untuk mengetahui pengelolaan dan pengembangan Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) pada hari Jumat (26/11).

Rombongan KPU Kota Denpasar disambut Ketua KPU Kabupaten Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna berserta Anggota, Sekretaris dan para Kasubbag. Agus Tirta dalam sambutannya menyampaikan menyongsong penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024 sangat penting untuk melakukan sharing informasi dan berbagi pengalaman di antara satker penyelenggara pemilu demi kemajuan dan penguatan kelembagaan KPU dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilu.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya, menurutnya setiap satker KPU di daerah Kabupaten/Kota mempunyai prestasi dan keunggulan tersendiri sehingga dipandang sangat penting untuk dilakukan sharing informasi dan pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangannya. Arsa jaya menambahkan bahwa KPU Gianyar merupakan salah satu satker KPU yang mempunyai prestasi yang mampu merealisasikan pembentukan program DP3 dan pengelolaan Rumah Pintar Pemilu (RPP) di tengah keterbatasan anggaran yang tersedia dengan melakukan sinergisitas bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar.

Pada kesempatan tersebut, Divisi Sosdiklih, parmas dan SDM KPU Kabupaten Gianyar Komang Endra Gunawan menyampaikan selayang pandang kegiatan Pendidikan Pemilih dan Publikasi yang terdiri dari beberapa program yang sudah terlaksana secara berkelanjutan pada KPU Kabupaten Gianyar. Usai pemaparan dan diskusi, agenda selanjutnya berkunjung ke RPP Galeri Demokrasi milik Gianyar yang dipandu Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Kabupaten Gianyar. I Komang Endra Gunawan menjelaskan RPP KPU Kabupaten Gianyar Selain memanfaatkan teknologi, konsep ini juga menguntungkan ketika ruang display RPP kita sangat terbatas. Jadi kami manfaatkan RPP digital,” jelasnya. “Selain itu, kami manfaatkan semua ruangan untuk memajang display. Itu sebabnya, kami menyebutnya Galeri Demokrasi,” imbuhnya. (pik)